Nimatnya Sate Maranggi Asli Purwakarta

By | September 28, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Menyantap makanan khas daerah terasa lebih mantap ketika berada di daerah asalnya. Seperti ketika ke Purwakarta, Jawa Barat, sate maranggi jadi makanan wajib ketika berkunjung ke Kota Sejuta Taman ini.

Seperti ketika KompasTravel berkunjung ke Purwakarta dalam rangka berlibur, Sabtu (10/9/2016), perhentian pertama adalah Sate Maranggi dan Es Kelapa Muda Cibungur Haji Yetty. 

Dari namanya, restoran ini tentu memiliki beberapa menu utama, yakni sate maranggi dan es kelapa muda. Namun disamping menu tersebut, terdapat banyak menu seperti sop, gulai, nasi tutug, dan masih banyak lainnya.

(BACA: Sate Maranggi dan 7 Jajanan Kaki Lima Favorit Dunia)

Pilihan sate maranggi kemudian dibagi menjadi tiga macam daging, yakni daging sapi, ayam, dan kambing. 

KompasTravel memesan sate maranggi dengan tiga macam daging  dan es kelapa yg menjadi menu andalah di restoran Haji Yetty ini. Tak lama, pesenan sampai. Di restoran Haji Yetty ini proses pemesanan memang terbilang efektif dan efisien.

Kompas.com/Silvita Agmasari Sate Maranggi Cibungur Haji Yetty, Purwakarta.

Ada pramuniaga yg sigap mencatat pemesanan dan melemparkan segera ke masing-masing penjaga pondok yg bertanggung jawab atas sesuatu menu makanan. Cara ini terbilang efisien buat restoran yg dapat menampung sampai seribu pengunjung.

Saatnya menjajal sate maranggi khas Cibungur. Di restoran Haji Yetty sajian sate maranggi dilengkapi sambal tomat segar.

Sepintas dilihat, sambalnya tidak kelihatan pedas. Karena lebih banyak komposisi tomat daripada cabai. Namun ternyata aku salah! 

Tomat yg sudah dicampur cabai rawit ulek dan garam ini luar biasa pedas. Bagi Anda yg bukan pecinta pedas jangan berani coba sambal tomat yg pedas ini.

Namun sebaliknya seandainya Anda pecinta pedas, sambal tomat ini sempurna. Rasanya asam, pedas, dan gurih sangat cocok seandainya dipadukan bagi makan sate maranggi yg terkenal memiliki cita rasa manis.

Kompas.com/Silvita Agmasari Sambal tomat segar di sate maranggi Cibungur Haji Yetty, Purwakarta.

Lanjut ke bintang utama, yakni sajian sate maranggi. Dari ketiga macam daging yg aku coba, sate maranggi sapi adalah yg paling lezat.

Daging sapinya sangat empuk, bumbu rempah menyerap sempurna, dan ukurannya sedang sehingga membuat aku tidak terasa menyantap sepuluh tusuk sate dalam waktu singkat.

Sebaliknya buat sate maranggi ayam dan kambing tidak ada keistimewaan. Sate kambingnya justru cenderung alot dan sate ayamnya mirip sate ayam biasa. Hanya bedanya tidak ada bumbu kecap atau kacang buat melengkapi sate ini. 

Terakhir ada es kelapa segar buat meringankan rasa pedas dari sambal tomat dan nasi tutug. Es kelapa di Restoran Haji Yetty disajikan dengan pemanis alami, bukan sirop atau pemanis buatan.  

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Sate Maranggi

Harga makanan di Restoran Sate Maranggi Cibungur Haji Yetty adalah Rp 40.000 buat sesuatu porsi berisi 10 sate sapi dan es kelapa muda dibanderol Rp 15.000. Restoran ini terletak di Jalan Raya Bungursari Jakarta, dekat dengan pintu keluar tol Cikampek.

Jarak menuju Purwakarta dari Jakarta sebenarnya tidak jauh. Hanya berjarak beberapa jam apabila jalanan tidak macet. Sate Maranggi Cibungur Haji Yetty banyak dipilih orang karena jaraknya yg tidak jauh dengan pintu tol, memiliki parkir yg luas, dan juga dilengkapi toko suvenir yg menjual beragam suvenir khas Purwakarta. 

Sumber: http://travel.kompas.com