Sate Ayam Khas Indonesia Jadi Favorit Di Perth Royal Show 2016

By | September 28, 2016

PERTH, KOMPAS.com – Shinei bersembunyi manja di balik punggung ibunya. Gadis berusia lima tahun itu tersipu malu karena ingin sekali lagi coba sate ayam di sebuah stan masakan Indonesia di Perth Royal Show 2016.

Selain Shinei dan keluarganya, sejumlah warga lokal mengaku suka dengan rasa masakan Indonesia. Salah satunya adalah sate ayam.

Helen, bersama rekannya mengaku menyukai rasa masakan Indonesia. Saat itu mereka juga baru saja coba tester sate ayam yg disediakan.

Yummy,” singkat Helen di Claremont, Perth, Sabtu (24/9/2016).

Selain sate, dua makanan lainnya yg juga diperkenalkan adalah bakso, rendang, nasi goreng, mie ayam, dan dua kuliner Indonesia lainnya.

Beberapa stan kuliner Indonesia menyediakan tester untuk para pengunjung yg ingin coba kuliner khas Indonesia. Indonesia pada tahun ini diberi kesempatan buat tampil sebagai nation on show pada Perth Royal Show. Event tahunan yg diselenggarakan di Claremont, Australia Barat. Adapun tahun ini, event tersebut diselenggarakan akan 24 September hingga 1 Oktober 2016.

Kesempatan tersebut sekaligus dimanfaatkan bagi memperkenalkan budaya dan kuliner khas Indonesia tersebut. Perth Royal Show bak “Pekan Raya Jakarta”-nya Australia Barat. Sejumlah wahana permainan, kuliner, hingga pernak-pernik berjajar rapi dan meriah pada event tersebut.

Konsul Penerangan, Sosial, dan Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Perth, Widya Sinedu menjelaskan, di setiap tahun penyelenggaraan Perth Royal Show, ada sesuatu negara asing yg ditawarkan buat mengisi sebagai nation on show. Hanya sesuatu negara saja. Selebihnya, diisi oleh warga lokal.

“Diharapkan masyarakat sini mampu lebih tertarik dengan budaya Indonesia,” kata Widya.

Kompas.com/Nabilla Tashandra Suasana stan kuliner Indonesia pada gelaran Perth Royal Show 2016 Claremont, Perth, Australia, Sabtu (24/9/2016).

Widya menyebutkan tahun ini KJRI menggandeng lima restoran Indonesia yg ada di Perth bagi mengisi stan di Perth Riyal Show 2016. Selain stan kuliner, ada pula stan Garuda Indonesia, Balai Bahasa Indonesia Perth, stan Produk Batik Indonesia, dan stan KJRI.

Pada hari pembukaan, KJRI juga mengundang sejumlah penari bagi mengisi acara. Beragam tarian daerah dibawakan, di antaranya Tari Gandrung, Tari Bali, Tari Kembang Gadung, dan lainnya.

Di sela-sela acara, pembawa acara, Edwin, sempat bertanya pada pengunjung lokal yg berkumpul di sekitar stan Indonesia. Banyak pengunjung mengangkat tangan mereka ketika ditanyakan siapa saja yg pernah berkunjung ke Indonesia.

Namun, ketika Edwin kembali menanyakan, siapa warga lokal yg pernah ke Indonesia selain ke Bali, cuma dua tangan yg mengacung. Gelak tawa pun pecah.

“Indonesia lebih dari sekadar Bali. Banyak yg juga tidak kalah bagus. Seperti Nihiwatu di Sumba,” ujar Edwin.

Antusiasme warga lokal terhadap budaya, pariwisata dan kuliner Indonesia pun dianggap cukup tinggi. Itulah sebabnya KJRI berupaya bagi memanfaatkan antusiasme tersebut buat menarik lebih dan lebih banyak lagi wisatawan asing ke Indonesia atau tertarik buat mengetahui lanjut tentang Indonesia.

“Walaupun dengan semua keterbatasan KJRI, kita coba. Karena antusiasmenya sangat tinggi,” ujar Widya lagi.

***

KompasTravel kembali menghadirkan kuis “Take Me Anywhere 2”. Pemenang mulai mendapatkan kesempatan liburan gratis yg seru ke Yogyakarta selama tiga hari beberapa malam.

Hadiah telah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru selama di Yogyakarta. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone. Klik link berikut: Gratis Liburan Seru di Yogyakarta, Mau?

Sumber: http://travel.kompas.com