Main Di ‘ATHIRAH’, Cut Mini Banyak Dapat Pengalaman Berharga

By | September 30, 2016

Cut Mini adalah aktris pemeran Athirah Kalla, ibunda Wakil Presiden, Jusuf Kalla dalam film besutan Riri Riza dan Mira Lesmana, ATHIRAH. Wanita 42 tahun itu mendapatkan banyak pengalaman berharga selama menjalani proses pengambilan gambar film drama ini.

“Pengalaman pasti banyak. Ilmu yg aku dapatkan dari film luar biasa. Waktu aku di LASKAR PELANGI, aku belajar bagaimana aku membaca skenario yg baik dan benar, cara menghayati peran. Di sini aku mencoba, menekan seluruh emosi aku yg ada, tak boleh ada sedikitpun emosi yg berlebihan di dalam memerankan ibu Athirah ini, sebagaimana yg tertera di skenario,” tuturnya ketika ditemui di bilangan Epicentrum, Jakarta Selatan, dua waktu lalu.

Memerankan sosok perempuan yg sangat tegar, Cut Mini belajar bagaimana mengontrol emosi agar semuanya samar. “Sebenarnya dia bahagia atau dia sedang apa? Kalau aku lihat, ini adalah hari pertama nonton bareng kalian. Sebelumnya aku gak pernah lihat. Saya juga sangat deg-degan sekali,” ungkapnya.

Cut Mini milik banyak pengalaman gara-gara Athirah/Cut Mini milik banyak pengalaman gara-gara Athirah/KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Sebagai bagian dari proses pendalaman karakter, Cut Mini kadang ngobrol dengan kakak-kakak JK di Makassar. “Saya bertemu dengan anak tertua bu Athirah. Saya ngobrol di sana. Saya bilang, ‘Bu in sha allah aku yg mulai memerankan ibu Athirah di film ini’,” kenangnya.

Dalam obrolan tersebut, Cut Mini mendapatkan banyak gambaran karakter Athirah. “Dia bilang, ‘Ibu aku itu sangat baik, penyabar, kekuatannya aku tak tahu dari mana’. Banyak sekali. Bu Athirah suka sekali memberikan makanan kepada orang-orang di sekitarnya. Selalu ada makanan di rumahnya. Rumahnya itu menjadi tempat berkumpul transit mereka dapat tidur di situ dapat makan di situ,” jelas Cut Mini.

Ia sangat terkagum-kagum dengan sosok ibu Athrirah yg sangat peduli dengan lingkungannya itu. “Ibu Athirah itu adalah orang yg sangat sosial sekali di lingkungannya. Sangat caring sesuatu sama lain. Dia juga milik sekolah. Itu memang terwujud di Makassar, ada sekolahannya di sana. Dengan ibu Nur, dengan ibu Ramlah, banyak ibu-ibu yg yang lain anaknya bu Athirah. Saya ngbrol banyak,” tandasnya.

Sumber: http://www.kapanlagi.com