Hilangkan Penat Dengan Berendam Air Panas Di Taman Wisata Alam Cimanggu

By | October 2, 2016

BANDUNG, KOMPAS.com – Deni (40), warga yang berasal Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat tampak asyik menyeruput segelas kopi di sebuah saung tepat di pinggir Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu. Sambil menyelipkan sesuatu tangannya di pangkal ketiak, ia duduk memegang segelas kopi yg dibuatkan sang istri tercinta, Dini (30).

Setelah menyeruput kopi dan menyantap sedikit bekal makanan yg mereka bawa dari rumah, Deni segera menceburkan diri kembali ke kolam pemandian air panas. Kolam itu diapit beberapa buah kolam air panas lainnya. Putra dan putrinya menunggu kehadiran Deni buat berendam bersama di kolam air panas.

“Anak-anak sih maunya berendam terus. Dari anak aku yg pertama umur sesuatu tahun telah aku ajak ke Kolam Pemandian Cimanggu sini. Sekarang gak mau pulang,” ujar Deni.

Berendam di Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu buat Deni dan Dini bak perjalanan melewati sebuah lorong waktu. Lebih dari tujuh tahun yg lalu, mereka telah mengenal Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu.

“Dulu waktu awal-awal tiba masih sedikit saung-saungnya. Sekarang telah banyak saungnya,” jelas Deni ditambah anggukan istrinya.

Deni adalah salah sesuatu wisatawan yg rajin tiba ke Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu pada malam hari. Ia bersama puluhan pengunjung lainnya menempati sebuah kolam yg berada di tengah.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Saung-saung di pinggir Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu yg berada di areal Taman Wisata Alam Cimanggu, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/9/2016) malam. Lebih dari 10 saung mampu digunakan wisatawan buat duduk dan menikmati suasana kolam pemandian air panas.

Air panas alami kaya khasiat

Air panas di kolam pemandian air panas Cimanggu berasal dari perut Gunung Patuha. Proses pemanasan air oleh geotermal di kerak bumi mengalirkan air panas.

Air yg telah dipanaskan keluar di mata air panas yg lokasinya jauh dari gunung berapi. Air panas di Kolam Cimanggu dipercaya mengandung mineral seperti kalsium, litium, dan radium yg berkhasiat buat kesehatan.

Pengunjung lainnya dari Kota Bandung, Yudi (38) menyampaikan sudah dua kali berendam di Kolam Air Panas Cimanggu bagi melepaskan lelah. Ia tiba bersama dua rekan kerja seusai bekerja.

“Saya pulang kerja itu kan jam 8 jam 9 malam. Ya, melepaskan lelah setelah kerja. Kami di sini kan bagian penjualan. Pikiran lebih enak setelah berenang. Setiap hari kena target kerja, otak jadi pusing,” jelas Yudi ketika ditemui KompasTravel di Bandung, Selasa (27/9/2016).

Ia mengaku tubuhnya lebih segar setelah dua kali setelah berendam air panas. Pada keesokan harinya, Yudi menyebut lebih bersemangat menjalani pekerjaannya.

Kepala Resort Cagar Alam – Taman Wisata Alam (CA – TWA) Telaga Patengan & Cimanggu, Ginda Ginanjar menyampaikan Kolam Air Panas Cimanggu memang diminati oleh wisatawan. Wisatawan tiba ke Taman Wisata Alam Cimanggu khusus buat berendam air panas.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan berendam di Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu yg berada di areal Taman Wisata Alam Cimanggu, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/9/2016) malam. Wisatawan kerap berendam pada malam hari bersama rekan kerja maupun keluarga.

“Wisatawan tiba ke Cimanggu lebih banyak ke rekreasi. Banyaknya keluarga bersama anak-anak. Dibanding Telaga Patengan, kunjungan wisatawan ke Cimanggu itu sepertiga dari Telaga Patengan,” ungkap Ginda kepada KompasTravel ketika ditemui di Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9/2016).

Data Kunjungan Wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) di Jawa Barat mencatat kunjungan ke TWA Cimanggu sebanyak 86.297 wisatawan. Sementara di TWA Telaga Patengan dikunjungi sebanyak 244.679 wisatawan.

Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu terletak di ketinggian kurang lebih 1. 100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolam air panas ini memiliki latar belakang bukit dengan pohon-pohon yg menghijau.

TWA Cimanggu memiliki 3 kolam pemandian air panas dengan ukuran yg berbeda. Suhu air panas kolam Cimanggu berkisar akan dari 40-60 derajat celsius.

Kolam-kolam berukuran panjang kali lebar sekitar 5 kali 10 meter, 5 kali 17 meter, dan 5 kali 11 meter. Untuk mampu berendam di air panas, wisatawan dikenakan biaya Rp 17.000 per orang pada hari kerja dan Rp 23.000 per orang pada hari pekan atau libur nasional.

Sumber: http://travel.kompas.com