Rencana Terbang Ke AS, Garuda Tunggu Izin Jepang

By | October 5, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia selalu mengupayakan mampu terbang menuju Amerika Serikat. Pihak Garuda Indonesia masih menunggu izin dari pihak Pemerintah Jepang.

“Masih menunggu (izin dari) otoritas penerbangan Jepang,” kata Vice Presiden Corporate Communication Garuda Indonesia Benny Butar Butar ketika dikonfirmasi KompasTravel tentang rencana penerbangan Garuda Indonesia Jakarta ke Amerika Serikat, Selasa (4/20/2016).

Benny menuturkan Garuda Indonesia rencananya mulai terbang ke Amerika Serikat sebanyak 2-3 kali seminggu. Ia menambahkan rute penerbangan yg disasar adalah Jakarta – Los Angeles.

“Kita milik pesawat terbaru Boeing 777 itu yg mulai kami pakai ke Los Angeles,” tambahnya.

Sebelumnya, Benny menyampaikan potensi di Los Angeles milik pasar yg cukup potensial buat menggenjot peningkatan jumlah penumpang Garuda Indonesia.

Ia menyebutkan pangsa pasar dari Amerika Serikat melalui Los Angeles sekitar 400.000 penumpang per tahun.

Andri Donnal Putera Tampak pesawat terbaru Garuda Indonesia, Airbus A330-300 dan Boeing 777-300ER yg diresmikan di Hangar 4 GMF-Aeroasia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/2/2016).

“Yang jelas kalau proses dari Pemerintah Jepang itu mampu cepat, dari kalian juga cepat. Izin dari Los Angeles itu juga cepat, kami mampu segera bergerak. Karena sekarang sedang dalam penghitungan tahap akhir dari Garuda Indonesia,” kata Benny ketika ditemui dua waktu lalu.

Garuda Indonesia berencana membuka rute ke Amerika Serikat (AS) pada awal tahun 2017. Garuda Indonesia mulai terbang dari Jakarta dan transit di Bandara Narita Jepang kemudian melanjutkan ke Amerika Serikat.

“Dari Narita pasar ke Amerika itu bagus. Kita dapat mengambil penumpang dari Narita ke Amerika Serikat,” tambah Benny.

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan menyatakan Indonesia secara resmi sudah mendapat predikat kategori I dari otoritas penerbangan Amerika Serikat yg diwakili oleh Federal Aviation Administration (FAA). Dengan demikian, Garuda Indonesia dipastikan boleh kembali membuka penerbangan ke AS.

Sumber: http://travel.kompas.com