5 Restoran Yang Tak Boleh Terlewat Di Melbourne

By | October 6, 2016

KOMPAS.com – Warga Melbourne, Australia, termasuk orang-orang yg senang berkumpul di restoran buat makan dan bercengkrama dengan kerabat. Konon, hampir setiap ruang kosong di kota itu mulai diubah menjadi restoran atau kedai kopi, bila memungkinkan.

Karena ditujukan sebagai tempat bertemu, restoran dirancang mengutamakan kenyamanan pengunjung. Makanan yg disajikan pun beragam dan menjajikan rasa nikmat yg menggoyang lidah.

Nah, seandainya sedang di Melbourne, Kompas.com merangkum lima restoran layak cicip di kota itu:

The Produce Store, Mansfield

Tempat ini yaitu tujuan penting masyarakat lokal bagi berkumpul, bersantai, serta bercengkrama dengan teman dan keluarga. Mansfield Regional Produce Store atau lebih dikenal dengan The Produce Store terletak beberapa setengah jam dari pusat kota Melbourne.

Semua makanan di sini terbuat dari bahan alami dan hasil bumi warga setempat. Pengunjung bisa menikmati berbagai menu makan siang yg menggoyang lidah, seperti ikan salmon di atas roti baguette atau sup buah labu.

Di sana, pengunjung juga disarankan menikmati kopi racikan setempat, misalnya piccolo atau kopi hitam kental dengan tambahan es krim. Selain itu, restoran juga menyediakan rak penuh bermacam-macam anggur regional.

Kompas.com/Anne Anggraeni Fathana The Produce Store, Mansfield

Desain restoran terbuat dari kayu, memberikan kehangatan buat setiap pengunjung. Langit-langit tinggi dihias sepeda-sepeda bekas sebagai aksen.

The Produce Store, layaknya toko dan restoran lainnya di Melbourne, cuma buka hingga pukul 5 sore. Jika tak ingin kehabisan tempat, pengunjung bisa memesan meja sebelum berkunjung.

Kaptans Restaurant, Gunung Buller

Restoran Kaptans di hotel Pension Grimus terkenal dengan sajian menu lezat. Bahkan, banyak warga lokal berkunjung ke Gunung Buller buat mencicipi masakan di tempat ini.

Wisatawan mampu memesan pasta dengan potongan daging kelinci Australia bercampur buah kranberi. Atau, cicipi menu khas negeri ini merupakan Schnitzel ditemani salad kentang.

Gaya masakan di restoran Kaptans yaitu percampuran santapan ala Austria dan cita rasa gunung Alpine di Australia. Ukiran kayu dan artefak menghiasi ruangan menggambarkan sejarah Gunung Buller.

Restoran ini juga terkenal karena kehangatan para stafnya. Selama tamu makan, para staf sesekali mulai memulai perbincangan dan menanyakan kondisi pengunjung.

Kaptans buka pada waktu sarapan dan makan malam. Mereka juga buka ketika makan siang cuma khusus pada akhir pekan.

Restoran ini penuh sepanjang waktu sehingga pengunjung disarankan buat memesan tempat terlebih dahulu.

(Baca juga: Cukup Rp 7 Juta-an Pergi Pulang ke Australia Pakai Garuda)

Bojangles, Warrnambool

Restoran ini menyajikan beragam pizza dan pasta bergaya Tuscan. Wisatawan dipersilakan memilih, akan dari pizza penuh daging atau bagi vegetarian.

Ada pizza dengan roti tipis nan garing dengan topping dada ayam dan alpukat ditambah saus pedas. Untuk penikmat sayur, terdapat pula pizza yg dipenuhi buah zaitun, bawang bombay, dan sayuran lain.

Kompas.com/Anne Anggraeni Fathana Restoran diramaikan oleh turis sekaligus warga lokal. Semua tidak ingin ketinggalan mencicipi makanan di sana.

Sajian di sana mampu pengunjung nikmati dengan minuman khas beraroma buah-buahan. Saking lezatnya, kenikmatan makanan di Bojangles lebih tepat bila wisatawan cicipi sendiri di sana.

Taxi, Federation Square

Taxi Kitchen sangat gampang ditemukan karena berlokasi di tengah Federation Square, lapangan besar tempat berkumpul warga Melbourne. Restoran bergaya modern dengan kaca-kaca besar memamerkan pemandangan sekitar kota.

Restoran diramaikan oleh turis sekaligus warga lokal. Semua tidak ingin ketinggalan mencicipi makanan di sana.

Olahan jamur berbalut pasta bertabur keju dari susu kambing patut wisatawan coba. Pengunjung pun mampu menikmati menu lebih berat seperti steak daging sapi yg lembut dengan bumbu rempah.

Untuk makanan penutup, wisatawan boleh mencicipi mousse cokelat, pie meringue lemon, atau donat mini. Restoran ini juga terkenal dengan souffle markisa dengan gumpalan coklat putih dan karamel.

Gazi

Restoran punya pemenangan Master Chef Australia George Colombaris ini mampu dibilang hampir terus penuh. Menu ala Yunani ditawarkan buat memanjakan nafsu makan setiap pengunjung.

Kompas.com/Anne Anggraeni Fathana Restoran punya pemenangan Master Chef Australia George Colombaris ini mampu dibilang hampir terus penuh pengunjung.

Mereka memiliki menu souvlakakia dengan pilihan daging ayam, bebek, atau sapi dengan bumbu bawang, serta peterseli. Meski memiliki potongan tebal, daging tetap empuk begitu dikunyah.

Gazi juga yaitu tempat asyik bagi penikmat anggur. Roti pita dengan tiga jenis saus menjadi teman minum tepat bergaya Yunani.

Ramainya tempat ini pun tak menghalangi makanan bagi sampai tepat waktu. Kabarnya, Gazi memiliki sesuatu cher tersendiri bagi memastikan waktu makanan sampai ke meja pelanggan.

Sekadar peringatan, tempat ini lebih cocok buat pecinta keramaian. Selain padat pengunjung, restoran juga menyediakan lagu-lagu kencang layaknya pub dan klub malam.
Sumber: http://travel.kompas.com