Bulan Depan, Ada BTN Tour De Borobudur 275 Km

By | October 7, 2016

SEMARANG, KOMPAS.com – Upaya bagi menghidupkan destinasi wisata di Jawa Tengah dimunculkan dengan berbagai cara. Salah sesuatu yg dikerjakan di Jateng ialah memadukan obyek wisata dengan olahraga.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan perpaduan obyek wisata dengan olahraga mulai membuat warga semakin sehat. Obyek wisata pun semakin ramai dikunjungi.

“Borobudur sebagai destinasi. Borobudur ini Bali baru. Kita kawinkan melalui event sepeda,” kata Ganjar, ketika peluncuran BTN Tour de Borobudur 275 Km di Semarang, Selasa (4/10/2016).

Agenda gowes ke Borobudur mulai digelar 18-19 November 2016. Gelaran ini yaitu yg ke-16, sehingga dipastikan mulai lebih menarik karena rute yg disuguhkan lebih panjang dan menantang.

“Saya ingin jualan Jateng ini tak cuma diikuti berapa orang, tetapi harus semuanya. Saya harap kegiatan mendorong orang olahraga, mendorong wisata,” kata Ganjar.

Ketua Panitia Tour de Borobudur Hendri Dwiyanto menjelaskan, kegiatan fun bike yaitu hasil kerja bareng antara Semarang Bicycle Association (Samba), BTN, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jateng, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jateng.

BTN Tour de Borobudur pertama kali menggandeng Pemprov Jateng lantaran nantinya mulai disisipkan dalam agenda internasional Borobudur 10K.

KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan panitia BTN Tour De Borobudur ketika konferensi pers di Semarang, Selasa (4/10/2016).

Hendri mengatakan, gowes ke Borobudur sangat digandrungi masyarakat. Meski baru diluncurkan, telah ada 1.500 peserta yg mendaftar.

Untuk menampung peserta, lomba dibagi menjadi tiga kategori, merupakan jarak jauh 275 Km, 75 Km dan 15 Km. “Acara ini internasional tetapi dikemas fun bike. Pendaftaran buat kategori berbeda-beda,” kata Hendri.

Untuk rute terjauh start dimulai dari gedung Pemprov Jateng di Jalan Pahlawan Semarang dulu menuju delapan titik singgah. Untuk kategori 75 Km ditargetkan ada 2.000 peserta. Sementara kategori 15 Km bagi menampung seluruh masyarakat yg hendak ikut berangkat dari jalan penting Magelang menuju Candi Borobudur. 

Sumber: http://travel.kompas.com