Pulau Tunda, Wisata Bahari Di Provinsi Banten

By | October 7, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Nama Pulau Tunda tiba-tiba menjadi terkenal setelah dikaitkan dengan isu reklamasi. Pulau Tunda, sebelum terkenal karena isu reklamasi sebenarnya telah dikenal sebagai lokasi wisata bahari dari Provinsi Banten. Beberapa operator perjalanan rutin membuka perjalanan gabungan ke Pulau Tunda.

“Pulau Tunda ini alternatif hemat dibanding Pulau Seribu. Akses wisata masih terbilang dekat dari Jakarta, cuma beberapa jam perjalanan. Wisata alam lautnya juga tak kalah dengan Pulau Seribu atau Pulau Pahawang (Lampung), masih alami juga,” kata Lumi, founder Lumi Trip pada KompasTravel, Kamis (6/9/2016).

Opiek dari operator perjalanan pulautunda.com lewat wawancara dengan KompasTravel juga membenarkan seandainya Pulau Tunda memiliki pesona yakni wisata alam yg masih alami. “Airnya masih jernih, lautnya masih bersih, hutannya juga masih lebat,” kata Opiek.

Beragam aktivitas mampu dikerjakan di Pulau Tunda, seperti snorkeling, memancing, trekking di hutan, melihat matahari terbenam. Jika beruntung, wisatawan juga mampu melihat lumba-lumba di perairan Pulau Tunda. 

Untuk menuju Pulau Tunda, memerlukan waktu beberapa jam perjalanan via darat dari Tol Jakarta- Merak, menuju pelabuhan Karangantu di Serang, Banten. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan menumpang kapal nelayan selama beberapa jam menuju Pulau Tunda. 

Banyak operator perjalanan yg bersiap menyediakan fasilitas transportasi, akomodasi, dan konsumsi bagi berwisata di Pulau Tunda. Rata-rata dibanderol dari Rp 300.000 – Rp 500.000, tergantung titik temu Anda dari Jakarta atau dari Serang. 

Sumber: http://travel.kompas.com