Yuk, Intip Menu Sarapan Khas Berbagai Negara

By | October 9, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat traveling terutama ke luar negeri, wisata kuliner adalah aktivitas yg tidak boleh terlewat. Meski banyak wisatawan yg sarapan di hotel, tidak sedikit pula yg rela bangun lebih pagi bagi berburu sarapan khas warga lokal.

Situs pencarian travel Wego.co.id menghimpun dua menu sarapan yg mampu Anda temukan di dua negara.

“Keluar dari zona nyaman adalah tujuan penting dari bepergian. Kebanyakan dari kami suka memanjakan diri dengan masakan lokal dan menjelajah koneksi kultural melakui makanan saat kalian bepergian,” tutur Chief Flight Officer Wego, Dean Wicks dalam rilis yg diterima KompasTravel, Sabtu (8/10/2016).

Kali berikutnya bepergian, saatnya coba kelezatan menu sarapan khas lokal. Berikut menu sarapan khas dua negara seperti dihimpun Wego.co.id.

Indonesia

Sebagai negara kepulauan yg sangat luas, Indonesia milik banyak menu sarapan. Banyaknya pengaruh budaya Tiongkok, Malaysia, Belanda dan lainnya, tidak mengurangi sentuhan dalam tiap masakan.

Nasi goreng adalah tipikal sarapan orang Indonesia yg terbuat dari nasi yg digoreng dengan cabai, bumbu-bumbu, sayuran, kecap manis, ayam atau udang, kemudian dilengkapi telur goreng. Anda juga mulai menemukan panekuk (pancake) dan omelet, sisa dari peninggalan budaya Belanda.

Kamboja

Nom banh chok adalah mie tepung beras yg disiram saus kari hijau berbahan dasar ikan, diracik dengan daun serai, akar kunyit, dan jeruk purut. 

Uni Emirat Arab 

Sayuran tak tumbuh di padang pasir, sehingga beragam roti seperti ragag (tipis, hampir seperti kue kering), chebab (panekuk) dan khameer (roti bundar) sangat populer sebagai menu sarapan.

THINKSTOCK Chebab

Roti ini disajikan dengan keju, sirup kurma, atau telur. Namun masyarakat UEA multikultur, sehingga Anda mampu menemukan menu sarapan yg tidak terbatas jenisnya.

Hongkong

 

THINKSTOCK Congee, sarapan khas warga Hongkong

Congee yang yaitu bubur nasi hangat dengan potongan daging ikan, babi, atau ayam yaitu menu sarapan paling populer di Hongkong. Selain itu, warga Hongkong juga suka menikmati yauchai kwai (stik roti goreng).

India

THINKSTOCK Dosas, sarapan khas India.

Sama seperti Indonesia, tiap wilayah di India milik cita rasa makanan yg berbeda. Namun secara umum Anda mampu menemukan roti, dosas (tipis, panekuk fermentasi yg terbuat dari adonan beras dan kacang-kacangan hitam), idlis (panekuk tipis gurih terbuat dari kacang-kacangan) dan sambal buah serta sayuran rebus. 

Meksiko

THINKSTOCK Tortilla

 

Masakan Meksiko identik dengan cita rasa yg kuat, seperti ketika kami menyantap chilaquiles, nachos, juga tacos. Menyantap tacos yang berisi telur orak-arik sangat populer bagi sarapan, juga chorizo dan tortilla yang dibasahi saus. Disajikan dengan keju, bawang merah, dan krim masam.

Jepang

Mayoritas masakan Jepang adalah makanan rumahan. Mayoritas menu sarapannya mengandung protein disertai nasi, sup, dan acar.

THINKSTOCK Natto, salah sesuatu sarapan khas warga Jepang.

Namun salah sesuatu menu sarapan yg tak biasa adalah natto, sup yg terbuat dari kedelai fermentasi yg menebarkan wangi khas.

Filipina

Masyarakat Filipina sangat “mengagungkan” sarapan, mereka sangat jarang melewatkannya. Pandesai dan kesong puti adalah roti gulung dengan keju putih sangat populer bagi sarapan. Ada pula bubur nasi cokelat, nasi goreng bawang putih dengan daging atau ikan.

Thailand

Anda pasti akrab dengan pad thai serta tom yum goong. Namun, menu sarapan khas Thailand adalah chok yang mirip dengan congee.

Khai chiao (omelet Thailand) juga sangat populer, dengan saus cabai dan potongan mentimun.

Fiji

Masyarakat di kepulauan indah ini memiliki menu sarapan spesial, berupa panekuk bernama babakau. Lebih tebal dari panekuk ala barat pada umumnya, juga panekuk tipis (crepe).

Babakau memiliki bagian renyah, dan biasa dimakan dengan buah serta selai buah segar.

Sumber: http://travel.kompas.com