Sudah Jajal Pempek Varian Terbaru?

By | October 15, 2016


PALEMBANG, KOMPAS.com
– Festival Pempek Palembang menghadirkan kejutan berupa varian baru pempek, makanan khas Palembang, Sumatera Selatan.

“(Dari) Pempek Scream, kalau kalian makan terkejut karena isi dalam pempek itu daging,” sebut Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, soal varian baru pempek itu, Kamis (13/10/2016).

Kehadiran varian baru pempek ini, lanjut Alex, memastikan sekarang ada lebih dari 28 macam pempek yg telah dikenal. Sebelumnya, varian pempek yg telah dikenal antara yang lain adalah Pempek Adaan, Pempek Telok, Pempek Kapal Selam, dan Pempek Kerinting.

Festival Pempek berlangsung di Mall Palembang Icon. Dibuka pada Kamis, festival mulai berlangsung hingga Minggu (16/10/2016).

Ada 16 stan tersedia di festival, berjajar aneka merek pempek. Sebut saja di antaranya, Pempek Ori, Pempek Meledos, Pempek Bear 889, Pempek Ekspres, dan Pempek Saga Sudi Mampir.

Ada juga stan Pempek Moco, Pempek Embool, Pempek Nony 168, Pempek beringin, Pempek PakRaden, Pempek Cek Molek, Pempek Athira, Pempek Scream, Pempek Pink, Pempek Udang, dan Pempek Es Kacang.

Sudah sampai Amerika

Dok Pemprov Sumatera Selatan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mencermati suguhan pempek yg disajikan di Festival Pempek Palembang di Mall Palembang Icon, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (13/10/2016). Festival berlangsung hingga Minggu (16/10/2016).

Dalam kesempatan itu, Alex menyatakan bahwa pempek telah dinikmati hingga ke Amerika Serikat.

Makanan itu, sebut dia, cukup dibawa dalam kemasan vakum buat tetap lezat disantap di Negeri Paman Sam.

“Walaupun dibawa jauh, pempek ini mampu tahan lama,” kata Alex.

Alex pun berharap festival ini bisa berkelanjutan. Bila perlu tidak cuma sesuatu tahun sekali, tetapi mampu beberapa kali dalam setahun.

Kepala Bidang Industri Non-Agro Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan, Sony Maharani, menambahkan, penyelenggaraan festival ini yaitu kerja sama instansinya beserta Dinas Kebudayaan dan Parawisata Sumatera Selatan.

“Acara ini yaitu investasi dan media promosi buat UMKM,” kata Sony di lokasi yg sama, Kamis.

Sony menambahkan, kuliner pempek telah relatif maju. Namun, kata dia, instansinya mulai selalu memfasilitasi perkembangan kuliner ini.

“Jika ada UMKM baru di bidang kuliner pempek, kalian mulai menolong proses penerbitan sertifikat halalnya dan juga kita bina dengan pelatihan serta alat-alat yg mendukung usahanya,” papar Sony.

Menurut Sony, proses sertifikasi halal dikerjakan secara berkelompok. Setelah melewati seleksi di instansinya, sertifikasi mulai diajukan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan bagi mendapatkan sertifikat halal.

“Setiap tahun kita mengajukan  kurang lebih 50 sertifikat halal, tak cuma pempek tetapi juga kuliner lain,” tutur dia.

Sumber: http://travel.kompas.com