5 Ide Berwisata Di Sanur Bali

By | October 18, 2016

DENPASAR, KOMPAS.com – Bingung mencari destinasi wisata di Bali? Setidaknya area Sanur di Kota Denpasar dapat menjadi pilihan buat berlibur.

Sebagai gambaran, Denpasar yaitu kota wisata budaya yg juga berstatus pusat pemerintahan, perekonomian, pendidikan, informasi, termasuk juga sebagai pusat kajian sejarah, seni, dan budaya. Ada dua kegiatan yg dapat dikerjakan selama di Sanur akan dari mengunjungi museum, nongkrong minum kopi, menikmati es krim hingga mengunjungi pantai.

KompasTravel sempat mengunjungi dua obyek wisata di Sanur ketika Media Fam Trip Artotel Sanur – Bali akhir minggu lalu. Berikut rekomendasi kegiatan ketika berwisata di Sanur.

1. Nongkrong di Kopi Kultur

Jika ingin menghabiskan waktu siang atau sore sambil bercengkerama bersama teman, nongkrong di Kopi Kultur Rumah Sanur mampu jadi pilihan. Di sana menyediakan beragam kopi-kopi nusantara juga minuman seperti cappucino, expresso, mochacino, dan lainnya.

Harga minuman di Kopi Kultur dijual akan dari harga Rp 25.000. Kopi Kultur beralamat di Danau Poso nomor 51 A, Sanur, Denpasar, Bali.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Beragam varian rasa gelato yg ditawarkan oleh Massimo Bali. Gelato Massimo Bali juga berada di sekitar pusat area wisata Sanur tepatnya di Jalan Danau Tamblingan nomor 228.

2. Menikmati Gelato Massimo Bali

Saat panas matahari di Sanur memanaskan suasana, menikmati dinginnya gelato mampu mendinginkan suasana. Gelato Massimo Bali juga berada di sekitar pusat area wisata Sanur tepatnya di Jalan Danau Tamblingan nomor 228.

Gelato yg ditawarkan memiliki berbagai varian rasa akan dari green tea, coklat, vanila, kiwi, pisang, dan rasa-rasa lain. Untuk seporsi gelato dihargai Rp 20.000 buat beberapa rasa.

3. Melihat Prasasti Blanjong

Tak jauh dari Kopi Kultur, ada peninggalan arkeologi terkait sejarah Pulau Bali yakni Prasasti Blanjong. Prasasti itu disimpan di Pura Blanjong yg berlokasi di Jalan Danau Poso, Sanur.

Dikutip dari website Kota Denpasar, prasasti ini terbuat dari batu padas, berbentuk tiang batu atau pilar dengan ukuran tinggi 1,77 meter, garis tengah 0,62 meter. Pada bagian atas berntuk bunga teratai (lotus).

Prasasti ini menggunakan beberapa bahasa dan beberapa huruf sehingga disebut prasasti bilingual merupakan di sisi barat laut terdapat enam baris tulisan dengan huruf Pranegari dan memakai bahasa Bali Kuno (Kawi) dan di sisi tenggara terdapat tiga belas baris tulisan dengan huruf Bali Kuno dan menggunakan bahasa Sansekerta. Namun, pengunjung harus ditemani oleh juru kunci buat bisa melihat prasasti ini.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan mancanegara tengah memandangi koleksi-koleksi Museum Le Mayeur, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (15/10/2016). Museum ini adalah rumah dari pasangan pelukis Adrien Jean Le Mayeur yang berasal Brussels, Belgia, yg datang di Bali pada tahun 1932, dan menikahi modelnya, Ni Pollok, seorang penari legong terkenal.

4. Ke Museum Le Mayeur

Di pinggir garis Pantai Sanur, terselip obyek wisata museum yg menarik bagi dikunjungi. Adalah Museum Le Mayeur yg menyimpan lukisan-lukisan, foto-foto serta perabotan rumah yg bersejarah.

Museum ini adalah rumah dari pasangan pelukis Adrien Jean Le Mayeur yang berasal Brussels, Belgia, yg datang di Bali pada tahun 1932, dan menikahi modelnya, Ni Pollok, seorang penari legong terkenal.

Di Museum Le Mayeur, pengunjung mampu melihat koleksi seperti lukisan, foto Le Mayeur dengan istrinya yg cantik, serta dokumentasi bersama Presiden pertama Indonesia, Soekarno, serta dengan surat tulisan tangan dari Soekarno sendiri bagi Le Mayeur.

Wisatawan dikenakan biaya masuk Rp 10.000 per orang bagi dewasa dan Rp 5.000 buat anak-anak.

5. Pergi ke Pantai Sindhu

Masih di termasuk di garis Pantai Sanur, Pantai Sindhu mampu dicoba buat menghabiskan waktu. Pasirnya yg cenderung berwarna cerah dapat jadi obyek tempat berfoto yg seru.

Di sekitar pantai juga terdapat kedai-kedai kopi maupun makanan yg bersiap menemani waktu santai di Pantai Sindhu. Ada pula toko-toko baju maupun suvenir yg dapat dibeli di dekat Pantai Sindhu.

Sumber: http://travel.kompas.com