Pilihan Hotel Baru Di Singapura Yang Cocok Untuk Keluarga

By | October 22, 2016

SINGAPURA, KOMPAS.com – Pilihan hotel di Singapura memang beragam. Namun seandainya Anda berwisata ke Singapura bersama keluarga dan senang makan-makan, hotel berikut mampu jadi pilihan.

ibis Styles Singapore on MacPherson baru saja buka pada April 2016 yg lalu. Hotel ini berlokasi di distrik MacPherson, kawasan Geylang, Singapura bagian tengah. Tepatnya di perempatan MacPherson dan Aljunied.

Dari luar, bangunan hotel ini tampak besar. Tak perlu heran, sebab di bagian bawah bangunan adalah mal MacPherson. Sementara di lantai 4 sampai 9 adalah buat hotel.

Hal ini tentu saja mulai disukai tamu dari Indonesia karena hotel dan mal dalam sesuatu bangunan mulai memudahkan tamu mencari makan dan berbelanja. Hanya saja ketika KompasTravel menginap di hotel ini minggu lalu, mal tersebut belum buka.

Secara lokasi, kawasan MacPherson tidak lazim bagi menjadi tempat menginap. Ini adalah kawasan yg dipenuhi komplek perumahan. Bahkan Director Sales & Marketing ibis Styles Singapore on MacPherson Ken Leow juga mengakui hal tersebut.

“Bisa dibilang ibis Styles Singapore on MacPherson yaitu satu-satunya hotel dari jaringan hotel internasional yg berada di kawasan ini,” katanya ketika menerima rombongan media dari Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Restoran di ibis Styles Singapore on MacPherson

Hal ini malah menjadi kekuatan hotel tersebut. Secara lokasi, hotel terebut memang tidak dekat dengan kawasan ramai turis Singapura. Namun, wisatawan malah dapat melihat sisi yang lain Singapura yg lebih autentik.

Seperti coba makan di rumah makan favorit penduduk lokal atau sekadar mencoba nongkrong di kedai kopi dekat hotel yg dipenuhi warga lokal. Tak jauh dari hotel adalah Geylang Serai Market yg banyak tersedia food court dengan makanan khas lokal.

Bisa juga ke kawasan Tanjong Katong dan Joo Chiat. Sementara itu bagi mencapai Bandara Changi diperlukan waktu sekitar 20 menit dengan taksi.

Cocok bagi keluarga

Setiap kamar yg ditawarkan berkesan ceria dengan penggunaan warna-warna hangat seperti merah, jingga, dan kuning. Ada 298 kamar yg terdiri lima tipe kamar akan dari standard room hingga family room.

Satu hal yg menarik, konsep kamar mandi yg semi terbuka. Wastafel seakan bersatu dengan kamar tidur. Luas kamar akan dari 18 hingga 20 meter persegi.

Untuk keluarga, dapat pilih kamar tipe Family Room yg mampu muat bagi 4 orang, merupakan beberapa anak dan beberapa orang dewasa. Kamar dilengkapi sofa bed dan saluran televisi yg ramah anak.

Selain itu, hotel juga dilengkapi fasilitas kolam renang buat anak. Area kolam renang dewasa dan anak bernuansa tropis yg dipenuhi tanaman seperti kamboja. Sebelahnya adalah area sarapan dan pusat kebugaran.

Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Kolam renang di ibis Styles Singapore on MacPherson


Fasilitas lainnya yg menarik adalah Handy Mobile yg dapat digunakan tamu bagi akses internet dan menelepon secara gratis. Pihak hotel juga menyediakan shuttle bus bagi mengantar tamu ke stasiun MRT terdekat. Tarif kamar dihargai akan dari 138 (++) dolar Singapura per malam, telah termasuk sarapan prasmanan dan akses internet.

Suvenir khas bagi tamu

Sementara itu, General Manager ibis Styles Singapore on MacPherson Shamila Rolfe menuturkan bahwa ada sentuhan-sentuhan personal yg ingin diberikan pada tamu. Salah satunya adalah suvenir buatan tangan.

Suvenir tersebut mampu berupa gantungan kunci atau hiasan magnet. Terkesan sederhana, tapi Shamila menceritakan bagaimana para perajin suvenir ini membuatnya.

“Saya mengenal produk ini dari seorang teman. Dia bilang perajinnya ada di Vietnam. pun melakukan perjalanan ke Vietnam dan ‘blusukan’ sampai aku bertemu kampung yg dimaksud,” ceritanya.

Di sana, penduduknya terbiasa membuat kerajinan dari memilin kertas semacam teknik quiling. Mereka duduk berjam-jam di lantai membuat beragam kerajinan tersebut. Shamila pun memesan bentuk-bentuk tertentu sebagai suvenir bagi tamu.

Sebuah suvenir yg tidak sekadar cantik tapi memiliki makna mendalam. “Ketika kita memesan dalam jumlah banyak, mereka sanggup membuatnya dan uangnya segera ke tangan mereka, bukan dari pihak ketiga. Ini menolong perekonomian mereka,” tutur Shamila.

Sumber: http://travel.kompas.com