Naik Pesawat, Anda Pilih Kursi Dekat Jendela Atau Lorong?

By | October 22, 2016

KOMPAS.com – Saat naik pesawat, apakah Anda pilih kursi dekat lorong (aisle seat) atau dekat jendela (window seat)? Pada dua maskapai penerbangan, petugas check-in biasanya mulai bertanya hal tersebut pada penumpang.

Renata (32) ketika naik pesawat lebih memilih duduk di kursi dekat lorong. “Biar mudah kalau mau ke toilet,” begitu alasan Renata saat ditanya mengapa ia lebih memilih duduk dekat lorong kepada KompasTravel.

(Baca juga: Bahaya, Jangan Buang “Boarding Pass” Sembarangan)

Namun ia teringat masa saat kali pertama naik pesawat merupakan ketika masih duduk di bangku SMP. Kala itu, ia lebih memilih duduk dekat jendela. “Biar dapat lihat awan,” kata Renata.

Hanya saja seiring waktu, kini Renata lebih memilih duduk di dekat lorong dengan alasan lebih praktis. Pilihan kursi di pesawat antara dekat jendela atau dekat lorong berbeda-beda setiap orang.

Namun sesuatu hal yg banyak disepakati orang, tak ada orang yg mau duduk di tengah. Apalagi seandainya bepergian sendiri, hal itu berarti seandainya Anda kebagian duduk di tengah, Anda harus “bersaing” dengan siku dan lutut beberapa orang asing.

Seperti dikutip dari The Economist, anak-anak umumnya senang di jendela. Namun, semakin tua seseorang, kecenderungannya lebih memilih duduk di sisi dekat lorong.

Bisa dibilang, kursi di dekat jendela diminati oleh orang-orang yg menyimpan jiwa petualangan. Hal ini termasuk orang-orang yg telah dua kali naik pesawat tapi tetap merasa senang pada sensasi terbang. Mulai dari sensasi lepas landas dan mendarat, melihat awan di ketinggian, hingga terpesona dengan daratan di bawah sana.

Hal itulah mengapa sebagian besar anak-anak senangnya duduk di sisi jendela. Bagi mereka, ini adalah pengalaman yg menyenangkan dan satu yg asing.

(Baca juga: Tips Naik Pesawat)

Sebaliknya, kursi dekat lorong disukai orang-orang yg menjunjung kepraktisan. Duduk di kursi ini memungkinkan Anda merenggangkan kaki Anda,  gampang berjalan buat pergi ke toilet. Ini posisi yg disukai penumpang tergesa-gesa karena mampu cepat mengambil tas di kabin dan segera keluar.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa semakin Anda tidak jarang terbang dengan pesawat, maka semakin Anda lebih memilih kursi dekat lorong. Apalagi seandainya Anda terbiasa menjalani rute tersebut. Sebaliknya, seandainya Anda menjalani rute pesawat yg belum pernah sebelumnya, walaupun Anda kadang terbang, Anda cenderung lebih memilih kursi dekat jendela.

Sumber: http://travel.kompas.com