Nirwana Di Gunung Marmer

By | October 24, 2016

HUJAN deras disertai angin kencang seolah tumpah -ruah begitu saja dari atas langit kota Da Nang, Vietnam, Sabtu (15/10/2016) sore itu.

Padahal, baru dua menit rombongan kami, yg terdiri dari tiga jurnalis termasuk Kompas, dan perwakilan Air Asia duduk mengaso di sesuatu kedai makanan sambil menunggu hidangan pesanan datang.

Kedai yg kita datangi berada tepat di seberang gerbang salah sesuatu tujuan wisata terkenal di Da Nang, kawasan Pegunungan Marmer (Marbel Mountains) atau dalam bahasa lokal disebut Ngu Hanh Son.

Kami melepas lelah setelah sebelumnya terbang secara ”estafet” dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Ho Chi Minh atau Saigon dengan pesawat Air Asia. Dari Ho Chi Minh disambung lagi dengan penerbangan maskapai lokal sampai ke Da Nang, Vietnam.

Memang kebetulan hari itu tidak bertepatan dengan salah sesuatu dari empat hari per seminggu, yg ada jadwal penerbangan segera Air Asia dari Kuala Lumpur menuju Da Nang.

Sejak 29 Agustus 2014, Air Asia memang menjadwalkan empat hari penerbangan dalam setiap pekan, Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, buat melayani rute tadi.

Bersama dua jurnalis lain, aku diundang berkunjung ke Da Nang oleh Air Asia buat menghadiri acara penyerahan beberapa anugerah penghargaan, World Travel Awards (WTA) Asia dan Australasia 2016, kepada maskapai penerbangan itu.

Lebih lanjut, akibat hujan deras yg tiba-tiba mengguyur sekelompok wisatawan keluarga, yg dari bahasa percakapan antar-mereka berasal dari ”negeri ginseng” Korea Selatan, tampak buru-buru ”menyelamatkan diri”.

Meja mereka kebetulan memang berada di teras luar kedai. Mereka meninggalkan begitu saja makanan dan minuman yg sebetulnya masih belum habis disantap. Tak lama berselang, rombongan wisatawan lain, kali ini turis-turis ”bule”, juga berdatangan dan masuk ke dalam kedai kecil itu.

Kawasan wisata Pegunungan Marmer atau Ngu Hanh Son memang tenar di kalangan pencinta dan penikmat jalan-jalan ke luar negeri, terutama ke Vietnam.

Namun, berbeda dengan kota Ho Chi Minh yg lebih mengandalkan wisata bertema sejarah bekas perang Vietnam melawan Amerika Serikat, kawasan wisata Da Nang mempunyai keunikan lain.

Kebanyakan tujuan wisata di Da Nang adalah tempat-tempat wisata alam yg terbilang eksotis, seperti pegunungan, goa, dan tentu saja pantai, yg biasanya ramai dipadati wisatawan akan sore hari.

Sumber: http://travel.kompas.com