Pertama Kali Ke Raja Ampat? Ini Yang Harus Anda Tahu

By | October 26, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Raja Ampat, Papua Barat menjadi destinasi impian dari banyak orang. Namun sebelum Anda membulatkan tekad bagi berkunjung ke Raja Ampat, ada dua hal yg perlu Anda ketahui guna menjadi pertimbangan dan persiapan yg matang.

KompasTravel dalam acara Festival Lovely Raja Ampat yg diselenggarakan pada tanggal 18-21 Oktober 2016 di Pantai Waisai Torang Cinta, Raja Ampat merangkum dua hal yg harus dipersiapkan saat berkunjung ke Raja Ampat seperti berikut ini:

1. Raja Ampat wilayah kepulauan yg luas

Raja Ampat adalah Kabupaten di Papua Barat yg terdiri dari 1.864 pulau. Empat pulau besar tumpuan Raja Ampat adalah Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool. Wilayah Raja Ampat 80 persen meliputi perairan dan 20 persen adalah daratan.

Pelajari peta Raja Ampat sebelum Anda merencanakan liburan, ini menjadi pengetahuan dasar yg berguna buat memilih tempat menginap, bujet transportasi, sampai rute wisata.

2. Tarif wajib masuk Raja Ampat

Raja Ampat memberlakukan Tarif Layanan Pemeliharaan Lingkungan (TLPL), yg bermanfaat buat kegiatan pengawasan dan monitoring konservasi, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan Kabupaten Raja Ampat. TLPL dipatok Rp 500.000 per orang buat wisatawan nusantara dan Rp 1 juta per orang bagi wisatawan mancanegara.

(Baca juga Sebelum Wisata ke Raja Ampat, Ketahui Tarif Wajib Ini)

3. Biaya Transportasi yg mahal

Karena wilayah Raja Ampat berupa kepulauan dan harga BBM yg masih mahal, akhirnya mempengaruhi harga sewa perahu motor buat wisata. Bisa dibilang, biaya sewa perahu motor adalah pos bujet terbesar ketika wisata di Raja Ampat.

Misalnya perjalanan dari Waisai, kota kabupaten Raja Ampat ke Piayenemo dihargai Rp 8 juta bagi perahu motor bermuatan 10-12 orang. Untuk menekan bujet transportasi, pergilah ke Raja Ampat secara berkelompok alias rombongan.

AUDREY ROIT Desa wisata Arborek di Pulau Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

4. Pilihan menginap bervariasi

Mau homestay dengan harga bersahabat atau menginap di resort mewah? Raja Ampat milik semua. Penginapan di Raja Ampat termasuk bervariasi. Harga homestay di Raja Ampat dihargai akan Rp 250.000 per malam, sampai resor mewah Rp 6 juta per malam.

Hal yg perlu Anda ketahui, penginapan ini tersebar di pulau-pulau Raja Ampat. Jadi saat memesan penginapan, yg perlu perhatikan di awal adalah letak penginapan tersebut. Letak penginapan akhirnya mempengaruhi rute wisata Anda.

5. Tak gampang mencari makan

Saat di penginapan, makan tentunya bukan hal yg sulit karena hampir segala penginapan di Raja Ampat telah termasuk fasilitas makan sehari tiga kali. Namun seandainya Anda berniat island hopping alias tur ke pulau-pulau, makan jadi kasus sulit, karena waktu mulai banyak dihabiskan di laut.

Persiapkan bekal makanan sebelum island hopping di Raja Ampat. Begitu pula dengan bekal camilan selama di penginapan. Kecuali Anda menginap di pusat kota Waisai yg terdapat pasar, warung, dan rumah makan.

6. Lisensi selam

Bagi Anda yg ingin menjajal keindahan bawah laut Raja Ampat, ambilah lisensi diving terlebih dahulu. Sebab menyelam di Raja Ampat membutuhkan lisensi kursus selam. Walau tidak menutup kamungkinan Anda boleh discovery scuba diving di Raja Ampat. Sayangnya, bukan di situs selam yg terkenal mulai keindahaanya.

(Baca juga: Diving Pertama Kali Langsung di Raja Ampat, Bolehkah?)

Sumber: http://travel.kompas.com