2 Tahun Jokowi-JK, Menpar Perkirakan Target Devisa Tercapai

By | October 27, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya memperkirakan capaian penerimaan devisa dari sektor pariwisata relatif sesuai target.

Hal itu diungkapkan Arief seusai acara Jumpa Pers Laporan 2 Tahun Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kala “Paket Kebijakan Ekonomi” di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

“Tahun 2015 telah mencapai 12,6 miliar dollar AS. Tahun ini diperkirakan relatif aman di angka 13 miliar dollar AS,” kata Arief.

(BACA: Raja Ampat dan 4 Ikon Wisata Indonesia di New York, Upaya Menarik Turis Amerika Serikat)

Jumlah 13 miliar dollar AS tersebut, menurut Arief, berasal dari total jumlah pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) sekali berkunjung yakni 1.100 miliar dollar AS dikalikan target kunjungan sebesar 12 juta kunjungan.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Kapal Pesiar Silver Discoverer yg membawa ratusan wisatawan mancanegara berlabuh di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (20/10/2016).

Menpar menyebutkan 12 juta wisatawan. Namun, ia beranggapan rata-rata pengeluaran wisman ketika ini sudah mencapai 1.200 miliar dollar AS. “Jadi dapat kira-kira pemasukan devisa 14 miliar dollar mampu diraih pada akhir tahun 2016,” jelasnya.

(BACA: Ini Alasan Kenapa Turis Amerika Serikat Enggan ke Indonesia)

Ia menyebutkan total devisa dari sektor pariwisata banyak diperoleh dari wisatawan China. Selanjutnya di bawah China adalah Singapura, Malaysia, Australia, dan Jepang.

“Devisa tahun 2016 telah akan banyak dari China. Jumlah kunjungan wisatawan China ketika ini dari total kira-kira target 12 juta mungkin dapat sekitar 15 persen. China ketika ini lebih jelasnya telah di atas 10 persen kunjungannya dari target kunjungan wisatawan,” katanya.

Arief memaparkan jumlah wisatawan China yg menyumbang devisa buat Indonesia belum sesuai ekspektasinya. Ia sendiri mengharapkan jumlah wisatawan China yg berkunjung ke Indonesia yakni 2 juta wisatawan.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan asing menyusuri lorong bawah tanah di kompleks Istana Air Taman Sari, Yogyakarta, Jumat (5/8/2016).

“Tapi buat tahun ini wisatawan China maksimum mampu mencapai 1,8 juta kunjungan,” jelasnya.

Jumpa pers 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dihadiri oleh dua menteri seperti Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.

Sumber: http://travel.kompas.com