Akhir Tahun 2016, Garuda Berencana Terbang Langsung Ke Mumbai

By | October 28, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Garuda Indonesia berencana membuka penerbangan dari India ke Indonesia pada akhir tahun 2016. Rute yg mulai dibuka adalah Mumbai – Jakarta.

“Untuk penerbangan Indonesia – India, sejauh kami positif (terbang). Kita sedang mempersiapkan penerbangan dari Mumbai. Kita berharap akhir tahun mampu terbang,” kata Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar ketika diwawancarai KompasTravel di Jakarta, Rabu (26/10/2016).

(BACA: Turis Indonesia Kini Bisa Masuk India Menggunakan E-Visa)

Ia menyampaikan penerbangan Mumbai ke Jakarta direncanakan memakai pesawat Airbus 330 dan Boeing 777. Untuk terkait perizinan penerbangan tersebut, Benny menyebutkan sudah didukung oleh Kementerian Perhubungan.

“Untuk jumlah penerbangan setiap minggunya sedang dihitung. Apakah direct flight atau transit. Setiap hari atau dua kali dalam seminggu,” jelasnya.

Potensi wisatawan yang berasal India ke Indonesia, menurut Benny terbilang besar bagi Garuda Indonesia. Potensi kunjungan wisatawan India ke Indonesia tidak mampu disia-siakan oleh Garuda.

(BACA: Anak Muda India Makin Gemar “Traveling” ke Indonesia)

“Pertumbuhan yg besar dari pasar India ini gak bisa kami diamkan pasar yg sedang tumbuh. Ini dalam rangka mendatangkan wisatawan India ke Indonesia. Pemerintah kan sedang memperkenalkan 10 destinasi di luar Bali,” jelasnya.

Airbus A330neo Garuda Indonesia.

Menurut data BPS, wisatawan yang berasal India yg berkunjung ke Indonesia di tahun 2014 berjumlah 223.607 orang. Angka ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya merupakan 201.009.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sempat menyampaikan penerbangan India – Indonesia secara direct flight akan dimulai pada akhir tahun. Ia menyebut rencana tersebut diharapkan mampu membuka akses kedatangan wisatawan yang berasal India ke Indonesia.

Tahun lalu, Public Relation & Marketing Manager Visit Indonesia Tourism Office India, Chandrani Chakrabortu menyampaikan kendala terbesar Indonesia bagi menarik turis India adalah akses penerbangan langsung.

Ia menyebutkan turis India yg ingin berkunjung ke Indonesia harus transit terlebih lalu di Kuala Lumpur.

Chandrani membandingkan dengan negara-negara tetangga Indonesia di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan mancanegara di obyek wisata Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015).

“Mereka telah ada penerbangan langsung. Langkah tersebut dikerjakan bagi promosi pariwisata negara tersebut,” kata Chandrani kepada KompasTravel  ketika mengunjungi Indonesia dalam rangka acara “Familiarization Trip Media India 2015” pada November lalu.

Chandrani berharap pemerintah Indonesia bisa menyediakan penerbangan segera dari India ke Indonesia sebanyak tiga kali dalam seminggu atau minimal sesuatu kali dalam seminggu. Dengan begitu kunjungan turis India mampu meningkat.

Sumber: http://travel.kompas.com