Cari Bukti Kuat, Penyidik Terus Lakukan Pemeriksaan Terkait MT

By | November 2, 2016

Diskon tiket pesawat SESUKA-mu! Hanya di PERGI.COM harga kalian bulatkan ke bawah Kisruh hubungan antara Mario Teguh dan Kiswinar masih belum menemui titik temu. Seperti yg diketahui, Kiswinar sampai ketika ini masih berjuang buat mendapatkan pengakuan sebagai anak dari motivator kondang tersebut. Kiswinar dan ibunya, Aryani bahkan telah blak-blakan membuka fakta-fakta baru tentang Mario Teguh dua waktu yg lalu.Di sisi lain, pihak kepolisian sampai ketika ini masih berjuang buat mencari berbagai keterangan baru terkait persoalan ini. Kombes.Pol. Awi Setiyono selaku Kabidhumad Polda Metro Jaya juga menyampaikan kalau pihaknya mulai selalu berkoordinasi dengan pelapor (Kiswinar).”Masih banyak yg mau kami penuhi dari Mario Teguh dan saudara-saudaranya, kemudian dari catatan sipil yg mengeluarkan akte kelahiran. Kemudian dari KUA yang waktu bersangkutan masih pertama kali melakukan pernikahan. Kita koordinasi dengan pelapor. Ini juga terkait dengan kata-kata pelapor (Kiswinar) ketika diwawancarai salah sesuatu stasiun televisi. Tentunya kalian mulai bertebaran lagi dengan hukum pidana,” ujar Kombes Pol. Awi Setiyono ketika ditemui di kantornya, Selasa (1/11).Selain itu, pihak kepolisian juga mulai meminta informasi dari saksi-saksi yg mengetahui pernikahan Mario Teguh dan Kiswinar. Tak menutup kemungkinan pula bila polisi mulai menjadi keterangan terkait administrasi seperti dari akte kelahiran dan kartu keluarga.”Terkait persoalan bahwasanya saudara MT tak mengakui sebagai putranya, kan muaranya di situ. Untuk membuktikan itu kalian cari saksi-saksi terkait administrasi, akan dari akte kelahiran, kartu keluarga, dsb. Termasuk saksi-saksi yg mengetahui waktu pernikahannya, kapan perceraiannya dan menjadi peristiwa yg mampu kalian jadikan petunjuk,” tambahnya.Namun sayangnya Awi masih belum dapat membocorkan saksi dari pihak mana yg mulai dimintai informasi bagi mencari titik temu dari persoalan ini. Satu yg jelas, seluruh keterangan yg dikumpulkan polisi tersebut tentunya menjadi petunjuk bagi membongkar masalah ini.”Kita tak dapat bicarakan saksi dari pihak siapa-siapa. Pada intinya kan sesuai dengan pasal 184. Alat bukti tuh ada 5 akan dari perkembangan saksi. Masalah saksi kami tak pernah mempertimbangkan itu. Kita mau mengungkapkan apa yg terjadi dan fakta-fakta hukumnya yg terjadi. Kemudian kami sampaikan ada saksi ahli, ada surat dan petunjuk dan informasi terdakwa. Jadi kami upayakan buat dipenuhi. Untuk dijadikan tersangka, 2 hal itu harus dipenuhi,” pungkasnya. (kpl/pur/abl)
Sumber: http://www.merdeka.com