Bali Akan Undang 8 Menteri Bahas Nusa Penida

By | November 3, 2016

DENPASAR, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Bali mulai mengundang 8 menteri bagi tiba ke Pulau Dewata guna secara khusus membahas pengembangan Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung.

“Kami ada 10 daftar menteri yg mulai diundang, tak terpaku dengan delapan menteri saja. Yakni Menteri Pariwisata, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Keuangan, Bappenas, Menteri Koordinator Ekonomi, Menteri Desa dan PDT, Menteri PUPR, Menteri Perhubungan dan Menteri Kesehatan,” ujar Kepala Bidang Prasarana Wilayah Bappeda Bali, Putu Naning Djayaningsih dalam pertemuan koordinasi dengan SKPD terkait, di Denpasar, Rabu (2/11/2016).

Para menteri direncanakan diajak pertemuan di atas kapal sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Benoa, Denpasar, menuju pulau kecil yg berada di tenggara Pulau Bali itu.

Naning mengemukakan, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait diminta menyiapkan bahan buat dipresentasikan kepada para menteri.

Dia mencontohkan Dinas Kelautan dan Perikanan menyiapkan materi tentang pengembangan pelabuhan ikan, pengembangan produk perikanan, dan pembangunan garam ikan.

KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA Para penari menarikan tari Sekar Jagat di pembukaan Festival Nusa Penida 2015 di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Jumat (2/10/2015). Festival yg bertujuan mempromosikan potensi pariwisata Nusa Penida di Klungkung ini berlangsung hingga Minggu (4/10/2015). Pembukaan festival dikerjakan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Sedangkan dari Dinas Pariwisata bisa menyiapkan materi tentang pengembangan pariwisata di Nusa Penida, Dinas Pekerjaan Umum menyiapkan materi tentang akses jalan ke Klungkung daratan atau pelabuhan Gunaksa.

Selain melibatkan SKPD Pemprov Bali, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali) dan Balai Sungai Bali-Penida juga dilibatkan dalam penyiapan bahan.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Bali, I Putu Astawa mengatakan, para menteri rencananya diundang antara tanggal 25, 26 atau 27 November 2016.

Para menteri diajak berangkat ke Nusa Penida dari Pelabuhan Benoa sejak pagi hari naik kapal cruise. Dalam perjalanan kurang lebih sesuatu jam, mulai dikerjakan pertemuan di atas kapal. Kapal baru mulai merapat di Nusa Penida bila meeting benar-benar telah selesai.

“Setelah itu, para menteri kalian ajak melihat obyek di Nusa Penida termasuk meninjau Jembatan Kuning sebelum akhirnya kembali ke Denpasar,” ujarnya.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Warga Desa Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, sedang menenun Cepuk Rangrang.

Saat ini, menurut Astawa, pihaknya masih menyiapkan semacam buku kecil yg memuat bahan mengenai Nusa Penida. Di antaranya materi tentang sekilas Nusa Penida, inventarisasi kebutuhan Nusa Penida, serta usulan yg diajukan kepada para menteri buat memperhatikan Nusa Penida. Terlebih, Nusa Penida ketika ini menyandang lima predikat sekaligus.

Status yg disandang Nusa Penida adalah batas terluar wilayah Indonesia, sebagai wilayah pulau-pulau kecil, kawasan strategis pariwisata nasional, kawasan konservasi perairan dan sebagai pusat peternakan sapi Bali.
Sumber: http://travel.kompas.com