Disomasi Mario Teguh, Deddy Bilang ‘saya Minta Selesaikan Baik-baik’

By | September 19, 2016

Setelah menguak perseteruan antara Kiswinar dan Mario Teguh, kini Deddy Corbuzier justru menantang sang motivator bagi tiba ke acaranya, Hitam Putih. Deddy kesal karena disomasi atas kehadiran Kiswinar di acaranya.

Pengacara Mario Teguh menyampaikan somasi adalah tindakan hukum biasa yg bertujuan bagi memediasi pihaknya dengan pihak Deddy. Ia pun menegaskan somasi dikerjakan karena Deddy sudah melakukan pelanggaran.

“Langkah somasi itu biasa saja, enggak usah panik. Tujuannya kan buat mediasi. Kenapa dikerjakan itu (somasi), karena dia telah melakukan pelanggaran hukum. Dia duluan yg melakukan pelanggaran,” ungkap Vidi Galenso Syarief, kuasa hukum Mario Teguh ketika dihubungi awak media, Sabtu (17/9).

“Dia menyampaikan jangan mengira kalau hanya Mario Teguh yg milik lawyer terkenal. Ini bukan persoalan lawyer terkenal atau bukan. Tapi ini adalah tindakan hukum. Hak Pak Mario melakukan tindakan yg sesuai hak hukumnya. Supaya justru tak melebar ke mana-mana,” ungkapnya lagi.

Deddy pun telah menanggapi soal somasi tersebut. Secara panjang lebar Deddy mengungkapkan bahwa dirinya mengundang sang motivator bagi bicara di Hitam Putih. Demikian dilansir dari Kapanlagi.com.

“Pertama Bapak @marioteguh yg Sangat Amat Terhormat dan menginsiprasi banyak masyarakat. Kalau memang mau bicara dan minta hak bicara aku rasa cukup ke team creative aku dan minta jadwal Hitam Putih di mana bapak dapat bicara tentang kebenaran versi Bapak. Dan bagi INFO team @officialhitamputiht7 telah berusaha sejak pekan dahulu menghubungi anda buat bicara di acara saya, bahkan kalian ingin menemui anda dengan Kiswinar. Apakah anda bersedia? So I will wait your respons bagi dapat bisa hak bicara seperti yg anda inginkan,” tulis Deddy.

Ia dahulu mengutarakan kekecewaan terkait dengan pemberitaan dirinya mendapat Somasi. Deddy juga mengungkapkan bahwa dirinya juga memiliki pengacara berkelas buat mensomasi balik Mario Teguh.

“Tapi aku kecewa saja kalau seorang motivator luar biasa ingin bicara baik-baik harus memakai somasi. menSOMASI aku juga artinya merusak nama baik saya, dan bukan cuma Bapak yg memiliki pengacara ternama. Bukan cuma Bapak yg milik teman-teman utama dll. Kita sama Pak,” lanjutnya.

“Jadi intinya, yuk kami sebagai PRIA aku minta selesaikan baik-baik. Dibanding kalian nanti SALING menSOMASI. aku undang anda ke acara saya. Silahkan bicara selama 1 jam penuh dan maukah Bapak segera aku temui dengan Kiswinar langsung? Bapak bilang ketika Kami mengundang Kiswinar tanpa persetujuan bapak. Bukannya Bapak juga bilang kalau Kiswinar itu telah dewasa? Jadi mari aku undang balik. Kalau Bapak benar pasti bapak mau, masa seorang motivator mau ketemu aku harus lewat Somasi Pak?,” lanjut Deddy.

Menanggapi ini Vidi menambahkan bahwa ada poin yg tak berkaitan antara kata-kata Deddy dengan permasalahan yg sekarang tengah bergulir. Nah, apa lagi nih?

“Terus dia bilang kami berhadapan sebagai laki-laki. Loh, ini secara hukum, bukan laki-laki sama laki-laki. Mau ngapain laki-laki sama laki-laki? Pak Mario melakukan itu sebagai subyek hukum. Pak Mario mau berhadapan dengan dia, duduk sama-sama, sebagai subyek hukum yg mempunyai hak dan dilindungi oleh undang-undang di Indonesia,” pungkasnya.

Tak cuma itu, Vidi juga mengungkapkan dua poin soal caption foto yg ada di postingan Deddy. Menurutnya, ada dua hal yg menggelikan dari ungkapan Deddy di Instagram tersebut.

“Saya baru baca postingan itu. Menurut aku menggelikan. Pertama, apa maksudnya dia berkata bapak Mario Teguh yg amat sangat terhormat. Kalau dia beneran menghormati, mampu biasa saja kan. Nggak usah pakai amat sangat terhormat. Kesannya malah seperti meledek,” tandasnya.

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.