Jejak Batak Di Piza Italia

By | September 21, 2016

JIKA di Jakarta belakangan ini terjadi kehebohan seputar dugaan skandal bahan baku piza kedaluwarsa restoran waralaba terkenal, maka di Balige, Sumatera Utara, bisnis ”kunyah-kunyah” penganan khas Italia itu selalu berjalan seperti biasa terutama di Kafe Pizza Andaliman.

Berloyang-loyang roti berbumbu serta berlauk daging dan beraneka ragam sayuran di bagian atasnya itu selalu saja disajikan segar oleh seorang chef berkebangsaan Jerman, Thomas Heinle.

Para pembeli yg tiba dipastikan tidak perlu khawatir bakal mengonsumsi piza terbuat dari bahan kedaluwarsa lantaran terlalu lama disimpan di dalam gudang berpendingin.

Dijamin adonan dan semua bahan baku pembuat roti piza olahan Heinle mulai terus baru dan segar lantaran sesegera mungkin diolah, bahkan tidak lama setelah pelanggan menyerahkan kertas berisi catatan menu pesanan mereka ke tangan pelayan.

Kafe ini sendiri berlokasi di ruas jalan strategis, Jalan Tarutung, Km 1, Sangkar Ni Huta, Balige, Sumatera Utara. Bersama sang istri, Ratnauli Gultom, dan rekan bisnisnya, Sebastian Hutabarat, Heinle mendirikan kafe piza bermoto ”Italian Style Batak Taste”.

Selain bahan baku standar, seperti tepung terigu, sedikit ragi, air, dan garam, ada sesuatu bahan penting lain, yg menjadi ciri khas piza buatan Heinle. Sesuai namanya, bahan baku esensial itu adalah andaliman, macam tanaman rempah beraroma khas kuat, yg kerap juga disebut ”merica batak”.

”Rempah andaliman juga dicampur dengan bahan-bahan bumbu lain, terutama ketika membuat saus tomat bagi olesan permukaan roti piza sebelum ditaburi beragam topping (taburan) sayuran dan daging, dulu dipanggang hingga matang,” ujar Sebastian menerangkan.

Heinle dan istri ketika aku berkunjung tengah sibuk melayani para pembeli yg telah akan ramai berdatangan bahkan sejak kafe itu dibuka pagi harinya. Bahkan Heinle sendiri tampak sibuk mengadon dan juga memanggang pizanya.

Tidak cuma dijadikan saus olesan permukaan piza, rempah ”merica batak” tadi juga diolah menjadi semacam saus sambal, yg dihidangkan bersama piza yg telah matang, melengkapi beberapa macam saus lainnya, mayones dan saus sambal.

Dengan begitu ketika disantap, konsumen dapat memilih sendiri apakah cabikan piza yg mulai dikunyahnya bakal dicocol terlebih dahulu ke dalam saus sambal, mayones, atau saus andaliman.

Rempah andaliman

Rempah andaliman sendiri memang dikenal sejak lama sebagai bahan bumbu penting berbagai masakan tradisional Batak, seperti arsik dan saksang. Andaliman milik rasa yg kuat, pedas, dengan sedikit aroma mirip lemon. Kekhasan rasa lainnya adalah sensasi kebas atau mati rasa yg terasa pada lidah penyicipnya.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.