Ribuan Seniman Meriahkan Festival Nasional Reog Ponorogo 2016

By | September 25, 2016

PONOROGO, KOMPAS.com – Diperkirakan ribuan seniman reog yg tiba dari berbagai daerah bakal memeriahkan Festival Nasional Reog Ponorogo yg digelar selama lima hari di Alun-Alun Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Festival reog yg digelar akan Senin (26/9/2016) hingga Jumat (30/9/2016) yaitu bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro 2016 Ponorogo.

“Grup yg tampil dalam festival sebanyak 39 grup. Rinciannya, 16 grup dari Ponorogo dan 23 grup dari luar Ponorogo. Masing-masing grup dapat beranggotakan 50 hingga ratusan orang. Dengan demikian total seniman yg mengikuti festival mampu mencapai ribuan orang,” kata Ketua Harian Perayaan Grebeg Suro dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNPR) ke-23, Sapto Djatmiko Tjipto di Ponorogo, Jumat (23/9/2016) siang.

Tak cuma peserta dari Indonesia yg tampil dalam FNPR tersebut. Turut memeriahkan peserta dari Korea dengan nama grupnya, Singo Mudho yg dijadwalkan tampil, Kamis (29/9/2016).

Selain FNPR, menurut Sapto, aneka lomba, pameran dan kegiatan budaya mulai digelar dalam perayaan Grebeg Suro tahun ini. Lomba yg digelar akan lomba burung perkutut, mocopat, karawitan, keagamaan dan pacuan kuda. Untuk pemerannya di antaranya, pameran bonsai, industri kecil dan produk unggulan, pameran pusaka, seni rupa, foto, akik.

“Untuk kegiatan agama, budaya dan musik berupa Bumi Reog Bersolawat, musik Jazz Tilan, musik Rock in Reog Land, pentas ketoprak, ziarah makan Bathoro Katong, kirab pusaka, lintas sejarah dan pesona wisata, tumpang purak, larungan Telaga Ngebel, ruwatan bumi reog, pentas wayang kulit dan konser budaya bersama seniman ternama Iwan Fals. Aneka kegiatan budaya, agama dan pentas musik itu mulai berlangsung akan Minggu (25/9/2016) hingga Selasa (4/10/2016),” kata Sapto.

Sapto mengharapkan Perayaan Grebeg Suro tahun ini yg mulai dibuka Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi konsep perayaan tahun ini jauh berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Konsep perayaan grebeg tahun kalian harapkan mampu menjadi tontonan menarik buat wisatawan dan dapat berdampak ekonomi lokal. Wisatawan kalau bermalam di Ponorogo tentu mulai tidak mengurangi pundi-pundi ekonomi akan dari hotel, kuliner hingga penjual pernak-pernik oleh-oleh khas Ponorogo,” ujar Sapto.

Sapto memperkirakan ribuan orang mulai mengikuti perayaan Grebeg Suro yg menghabiskan anggaran dari daerah sebesar Rp 1,6 miliar. Sementara perputaran uang dalam perayaan diperkirakan mampu mencapai Rp 10 miliar.

*****

KompasTravel kembali menghadirkan kuis “Take Me Anywhere 2”. Pemenang mulai mendapatkan kesempatan liburan gratis yg seru ke Yogyakarta selama tiga hari beberapa malam.

Hadiah telah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru selama di Yogyakarta. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone. Klik link berikut: Catat, 6 Tips “Selfie” Saat Liburan ala “Take Me Anywhere 2”

Sumber: http://travel.kompas.com